Pekan yang Penuh Tantangan Bagi Pembalap DTM
Sebanyak 17 dari 21 pembalap DTM bersaing di 24 Jam Nurburgring mulai dari 14 hingga 17 Mei. Hanya dua hari setelahnya, 15 pembalap DTM menuju Belgia untuk uji coba resmi Spa 24 Jam, sebelum putaran DTM di Zandvoort berlangsung beberapa hari setelahnya. Ini adalah minggu yang brutal bagi para pembalap, juga bagi beberapa tim.
Beberapa Pembalap DTM Melewati Beban Ganda
Hanya enam pembalap DTM yang tidak menghadiri Spa 24 Hours Prologue, yang berlangsung pada Selasa dan Rabu lalu. Artinya, 14 pembalap lainnya harus merasakan tekanan tiga balapan berturut-turut, termasuk Maro Engel, Lucas Auer, Jules Gounon, dan pembalap lainnya.
Beberapa Kendala yang Diatasi dengan Disiplin dan Perencanaan yang Matang
Maro Engel, yang menyelesaikan tiga putaran balapan dalam satu minggu, menjelaskan: “Tentu saja, satu minggu seperti ini adalah salah satu yang paling berat secara fisik yang dapat Anda bayangkan. Namun, saya pikir kami mengatasinya dengan baik. Fokus saya saat itu adalah untuk beristirahat selama beberapa hari.”
“Tentu saja, kami merayakan kemenangan dengan gaya yang sesuai,” ujar Engel dengan senang hati. “Seperti yang pada umumnya diketahui, kemenangan di Nurburgring tidak mudah didapat, dan pada kasus kami, sudah sepuluh tahun. Jadi, kami merayakannya bersama dengan semua orang yang terlibat di AMG Lounge.”
“Tentu saja, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Spa pada hari Senin. Sehingga, tidak terlalu larut atau berlebihan. Minggu tersebut memang berat bagi semua orang secara fisik.”
Platform GT3 Membuka Peluang Luas
Karena banyak kejuaraan bergantung pada platform GT3, kesempatan terbuka luas bagi tim untuk menggunakan mobil-mobil ini dalam berbagai seri. Namun, para pembalap papan atas sama di seluruh dunia, itulah sebabnya layanan mereka juga sangat diminati. Inilah sebabnya mengapa minggu yang menegangkan terjadi bagi seluruh kru, yang harus beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi, lintasan, dan detail baru.





