Berkabung Netanyahu: Kakak Tewas Ditembak Sniper

by -85 Views

Tragedi Keluarga yang Membekas Seumur Hidup Benjamin Netanyahu

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dikenal karena pandangannya yang kontroversial terhadap eksistensi Palestina. Namun, sikap kerasnya ini sebagian besar dipengaruhi oleh tragedi keluarga yang membekas sepanjang hidupnya, yaitu kematian sang kakak, Yonatan “Yoni” Netanyahu, dalam sebuah operasi penyelamatan sandera yang bersejarah bagi Israel.

Operasi Tragis yang Meninggalkan Jejak dalam Sejarah Israel

Pada 27 Juni 1976, pesawat Air France Flight 139 dibajak oleh sekelompok pembajak yang menuntut pembebasan tahanan Palestina di Israel. Pembajakan ini berakhir dengan berlangsungnya operasi penyelamatan yang dipimpin oleh Yoni Netanyahu. Sayangnya, dalam momen krusial itu, seorang sniper Uganda menembak Yoni, mengakibatkan kematiannya.

Operasi Entebbe, yang kemudian dikenal sebagai Operation Yonatan sebagai penghormatan kepada Yoni, berlangsung dramatis. Dalam serbuan pasukan khusus Israel, seluruh pembajak tewas dan sebagian besar sandera berhasil dibebaskan.

Pengaruh Tragis dalam Kepemimpinan Netanyahu

Kematian tragis sang kakak, Yoni, telah meninggalkan bekas mendalam dalam kehidupan Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu. Tragedi ini kemudian membentuk pandangan politik keras Netanyahu terkait keamanan dan terorisme, yang konsisten menjadi fokus dalam kepemimpinannya di Israel hingga saat ini.

“Kematian saudara saya mengubah hidup saya dan mengarahkannya ke arah yang saya tempuh sampai saat ini,” ungkap Netanyahu kepada Newsweek, menyoroti betapa pengaruh tragedi keluarga dapat membentuk arah seorang pemimpin.

Source link