Presiden RI Jadi Target Penembakan Saat Salat Ied: Semua Kecolongan

by -143 Views

Kondisi Mencekam Saat Presiden Soekarno Jadi Target Penembakan

Naskah ini adalah bagian menarik dari sejarah Indonesia pada masa lalu yang mempertemukan kondisi politik yang tegang dengan peristiwa keagamaan yang sakral. Perayaan Idul Adha pada 14 Mei 1962 di Indonesia berlangsung dramatis ketika Presiden pertama Soekarno menjadi target penembakan saat sedang menjalankan ibadah salat berjemaah di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Insiden Penembakan di Hari Raya Idul Adha

Menurut laporan surat kabar harian Merdeka, kepanikan meletus di tengah ibadah saat seorang pria tiba-tiba meneriakkan takbir dan melepaskan tiga tembakan ke arah Soekarno. Meskipun peluru meleset dari targetnya, lima orang di sekitar presiden mengalami luka. Pelaku, identifikasi sebagai Sanusi, segera ditangkap oleh aparat keamanan setempat.

Rencana Pembunuhan yang Sudah Diketahui

Penyelidikan setelah kejadian mengungkap bahwa ancaman terhadap Soekarno sebenarnya sudah terdeteksi sebelumnya. Informasi tentang rencana pembunuhan yang melibatkan Kartosuwirjo, Kepala Gerombolan Darul Islam, sudah masuk ke pihak keamanan. Meski pengamanan saat salat Idul Adha diperketat, pelaku masih berhasil masuk dan melancarkan upaya pembunuhan.

Seluruh pelaku dalam insiden tersebut kemudian dijatuhi hukuman mati atas peran mereka dalam percobaan pembunuhan terhadap Soekarno. Kejadian itu kemudian menjadi pemicu pembentukan Pasukan Tjakrabirawa, lembaga keamanan yang bertanggung jawab untuk melindungi presiden.

Momen dramatis itu tidak hanya menjadi pelajaran berharga dalam sejarah keamanan Indonesia tetapi juga mengukuhkan keteguhan Soekarno sebagai pemimpin negara. Melalui peristiwa tersebut, kita bisa melihat betapa rapatnya hubungan antara politik dan agama dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Source link