Presiden RI Sedih dan Sakit Hati: Demo Ribuan Mahasiswa

by -129 Views

Demonstrasi Mahasiswa 1966 dan Dampaknya pada Presiden Soekarno

Jakarta, CNBC Indonesia – Mahasiswa Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Salah satu demonstrasi yang sangat bersejarah terjadi pada tahun 1966, yang ternyata meninggalkan luka emosional bagi Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Kejadian ini terjadi ketika ribuan mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan tiga tuntutan penting.

Tritura: Tiga Tuntutan Mahasiswa

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan gejolak politik pasca-peristiwa G30S 1965, mahasiswa menuntut pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI), perombakan kabinet, dan penurunan harga-harga yang terus melambung. Tiga tuntutan ini dikenal dengan istilah Tritura, yang dihadapkan kepada pemerintahan Soekarno.

Menurut kesaksian Soe Hok Gie, situasi ekonomi pada masa itu sangat memprihatinkan. Harga kebutuhan pokok melonjak drastis dan kondisi politik tidak stabil. Namun, lambannya respons pemerintah dalam menangani masalah tersebut memicu kemarahan mahasiswa.

Reaksi Presiden Soekarno

Suara-suara protes mahasiswa, yang diekspresikan melalui poster dan yel-yel, berhasil sampai kepada Soekarno. Ia mengakui merasa sedih dan sakit hati karena merasa mahasiswa telah melampaui batas dengan hinaan-hinaan terhadap menteri. Meski tersinggung, Soekarno tidak menunjukkan kesediaan untuk memenuhi tuntutan mahasiswa.

Puncaknya terjadi ketika Soekarno melakukan perombakan kabinet pada Februari 1966, yang justru mengecewakan mahasiswa. Kekecewaan ini memicu gelombang demonstrasi massal yang semakin sulit dikendalikan.

Akhirnya, pada 11 Maret 1966, Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret atau Supersemar, yang memberikan mandat kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil langkah-langkah guna memulihkan keamanan dan ketertiban negara.

Supersemar menjadi titik balik penting dalam sejarah politik Indonesia, di mana kekuasaan Soekarno mulai memudar dan Soeharto menguat dalam kepemimpinan nasional.

Source link