Le Mans Cadillac Failure: Bourdais Expresses Heartbreak

by -132 Views

Sebastien Bourdais Menilai Pensiun dari Balapan Le Mans 2026 Sebagai “Suntikan di Hati”

Partisipasi Sebastien Bourdais dalam balapan Le Mans 24 Jam 2026 harus berakhir lebih awal setelah Cadillac #38 yang ditungganginya harus keluar dari balapan akibat kegagalan power steering. Bourdais mengungkapkan rasa kecewanya atas insiden ini dan menyebutnya sebagai “suntikan di hati” karena harus menyerah di tengah jalan.

Penyebab Kegagalan

Pada paruh pertama balapan, Cadillac #38 V-Series.R yang dikendarai oleh Bourdais, Jack Aitken, dan Earl Bamber menjadi salah satu calon kuat untuk meraih kemenangan bersama dengan mobil #12, #8 Toyota, dan #20 BMW. Namun, di sekitar pukul 4 pagi, Bourdais mengalami kegagalan power steering yang akhirnya mengakhiri balapan mereka karena tidak dapat diperbaiki dengan cepat.

Komentar Bourdais

Bourdsais menjelaskan, “Power steering gagal di ujung pit, jadi aku sudah jauh. Aku harus melakoni satu putaran kembali ke pit, kehilangan waktu dan berusaha menghindari tabrakan karena kemudi hanya berupa batang. Sangat sulit untuk berbelok. Dan balapan ini, jika masuk ke garasi dan tidak keluar dari garasi dalam satu menit, permainan berakhir.”

Balapan ini menandai penampilan ke-19 Bourdais di ajang klasik Le Mans di Circuit de la Sarthe, rumahnya, namun kemenangan secara keseluruhan selalu luput dari genggamannya, meskipun pernah meraih kemenangan GTE Pro pada 2016.

Kesimpulan

Meski harus merelakan pensiun dan mengalami kegagalan yang membuatnya kecewa, Bourdais tetap melihat banyak hal positif dari balapan tersebut. Ia mengapresiasi kinerja tim dan rekan satu timnya, serta berpandangan bahwa balapan Le Mans memiliki cara tersendiri untuk merendahkan siapa pun. Bourdais menyimpulkan bahwa ketika takdir berkata bukan hari Anda, maka memang bukan hari Anda, dan kegagalan kecil seperti ini dapat merusak usaha semua orang.

Source link