Teror di Masjidil Haram: Ratusan Luka saat Tahun Baru Islam

by -110 Views

Peristiwa Kelam di Masjidil Haram pada Tahun 1979

Pada 20 November 1979, atau bertepatan dengan 1 Muharram 1400 Hijriah, satu peristiwa kelam terjadi di Masjidil Haram, Makkah. Saat itu, teroris mengambil alih masjid suci tersebut dan menyandera ratusan jemaah yang sedang berada di dalamnya.

Peristiwa dramatis ini dipicu oleh kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Juhayman al-Otaybi, seorang mantan anggota Garda Nasional Arab Saudi. Mereka menuduh keluarga kerajaan Saudi menyimpang dari ajaran Islam dan terlalu terpengaruh oleh Barat, sehingga merencanakan kudeta.

Penyanderaan dan Pertempuran di Masjidil Haram

Saat terjadi penyanderaan, kelompok teroris mengklaim bahwa Mohammed Abdullah al-Qahtani adalah Imam Mahdi, sosok yang dianggap sebagai penegak keadilan dalam ajaran Islam. Situasi ini membuat pemerintah Arab Saudi berada di persimpangan jalan antara keamanan masjid suci dan penyelesaian krisis tanpa korban jiwa.

Setelah mendapatkan fatwa dari para ulama, pemerintah Saudi akhirnya melancarkan operasi untuk merebut kembali Masjidil Haram. Pasukan keamanan mengepung kompleks tersebut selama hampir dua pekan dan terlibat dalam pertempuran sengit dengan para pemberontak.

Akhir dari Tragedi di Masjidil Haram

Pasca hampir dua minggu pengepungan, pasukan pemerintah berhasil mengakhiri pendudukan tersebut. Al-Qahtani tewas dalam pertempuran, sementara Al-Otaybi ditangkap dan dieksekusi bersama beberapa pengikutnya pada tahun 1980.

Tragedi ini menewaskan 27 jemaah dan melukai ratusan lainnya. Peristiwa ini dianggap sebagai titik balik penting dalam sejarah keagamaan dan sosial Arab Saudi pada awal abad ke-15 Hijriah.

Source link