Keraton Yogyakarta: Rencana Pencurian Harta Karun pada Subuh

by -87 Views






Keraton Yogyakarta Dirampok: Harta Karunnya Hilang 214 Tahun Lalu

Keraton Yogyakarta Dirampok: Harta Karunnya Hilang 214 Tahun Lalu

Pada subuh 20 Juni 1812, suasana di Yogyakarta berubah menjadi mencekam ketika harta karun milik Keraton Yogyakarta dirampok oleh tentara Inggris. Hal ini terjadi tepat 214 tahun yang lalu. Uang perbendaharaan dan naskah penting milik kerajaan raib disikat habis.

Peristiwa Penjarahan Keraton Yogyakarta

Menurut sejarawan M.C. Ricklefs, Istana Yogyakarta direbut dan dirampok oleh tentara Inggris pada periode tersebut. Perpustakaan dan arsip kerajaan juga ikut disita. Jumlah harta yang diambil termasuk sekitar 800.000 dolar Spanyol dari perbendaharaan keraton, yang nilainya setara dengan 150.000 poundsterling atau sekitar 350 kilogram emas.

Kronologi Penyerangan

Konflik ini dimulai setelah Inggris mengambil alih Jawa dari Belanda pada 1811. Sultan Hamengkubuwana II menolak tunduk kepada pemimpin Inggris, Thomas Stamford Raffles, dan memperkuat pertahanan keraton, sehingga memicu pertempuran. Pada 20 Juni 1812, pasukan Inggris berhasil merebut Istana Yogyakarta setelah pertempuran sengit.

Lokasi penjarahan keraton menyebabkan Sultan Hamengkubuwana II diturunkan dari takhta dan dibuang ke Penang. Pasukan penyerbu kemudian melakukan aksi penjarahan terhadap harta serta barang-barang berharga milik keraton.

Akibat penjarahan ini, operasional Kesultanan Yogyakarta terhambat karena kekurangan dana. Lebih dari dua abad setelah kejadian tersebut, jejak penjarahan masih terasa dengan sejumlah koleksi dan manuskrip yang berasal dari Keraton Yogyakarta yang kini tersebar di berbagai lembaga di Inggris, termasuk British Library.

(mfa/mfa)

Source link