Hubungan Presiden RI dengan Mantan Presiden: Bikin Geger!

by -97 Views

Hubungan Soeharto dan Habibie: Mengapa Retak?

Jakarta, CNBC Indonesia – Hubungan antara presiden dan mantan presiden di Indonesia tak selalu berjalan harmonis. Salah satu keretakan paling terkenal terjadi antara Presiden ke-2 RI Soeharto dan penerusnya, Presiden ke-3 RI B.J. Habibie.

Awal Mula Keretakan

Habibie merupakan salah satu orang kepercayaan Soeharto dan menjadi bagian penting pemerintahan Orde Baru hingga terpilih sebagai presiden menggantikan Soeharto setelah dia lengser pada tahun 1998. Namun, setelah Habibie berkuasa, hubungan keduanya berubah drastis.

Menurut pengakuan Habibie, pertemuan dengan Soeharto mulai sulit setelah pelantikan dia sebagai presiden. Bahkan adik Soeharto, Probosutedjo, mengungkapkan kekecewaan pertama kakaknya terhadap Habibie saat proses peralihan kekuasaan. Penolakan Soeharto terhadap langkah-langkah politik Habibie semakin memperumit hubungan keduanya.

Kebijakan Kontroversial

Peristiwa penting yang membuat keretakan semakin dalam adalah keputusan Habibie memberikan referendum bagi Timor Timur pada tahun 1999. Keputusan ini membuat Soeharto terkejut dan merasa Indonesia telah mengeluarkan pengorbanan besar untuk mempertahankan wilayah tersebut. Selain itu, saat pemerintahan Habibie membuka jalan bagi penyelidikan dugaan korupsi yang melibatkan Soeharto, hubungan keduanya semakin memburuk.

Efek Jangka Panjang

Sejak saat itu, hubungan Soeharto dan Habibie praktis tidak pernah pulih. Meskipun Habibie beberapa kali mencoba menjalin komunikasi, kekecewaan dan ketidaksepakatan di masa lalu membuat keduanya tidak pernah bertemu secara langsung lagi. Bahkan saat Soeharto sakit dan Habibie mencoba menjenguknya, upaya tersebut disebut tidak mendapat respons hingga Soeharto wafat pada tahun 2008.

Demikianlah, keretakan antara Soeharto dan Habibie menjadi salah satu cerita menarik di dunia politik Indonesia yang menunjukkan kompleksitas hubungan di balik layar kekuasaan.

(mfa/wur)

Source link