Presiden RI Panggil Menteri Ekonomi ke Istana pada Jam 4 Pagi: Apa yang Terjadi?

by -77 Views

Kebiasaan Kerja Unik Gus Dur yang Mengejutkan Menterinya

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu dengan lewat relevansinya di masa kini

Jakarta, CNBC Indonesia – Pertemuan antara presiden dan menteri di luar jam kerja bukanlah hal yang aneh. Namun, hal berbeda terjadi pada masa pemerintahan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dia diketahui pernah memanggil dadakan menterinya ke Istana pada pukul 04.30 pagi.

Pengalaman itu dialami langsung oleh Rizal Ramli yang pernah membantu Gus Dur di bidang ekonomi dengan menjadi Kepala Bulog, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Keuangan. Rizal mengaku kesulitan menyesuaikan diri dengan pola kerja Gus Dur yang kerap memulai aktivitas sejak dini hari.

Kebijakan Kerja Presiden ke-4 RI

Menurut Rizal, pola kerja unik Gus Dur ini didasari oleh alasan bahwa pagi hari adalah waktu terbaik bagi presiden tersebut untuk bekerja dan mengambil keputusan. Oleh karena itu, pertemuan dengan menteri di Istana kerap digelar pada pagi-pagi sekali. Pada jam-jam tersebut, Gus Dur berada dalam kondisi paling prima sehingga arahan yang diberikan pun efektif.

Sebaliknya, setelah pukul 10 pagi, stamina Gus Dur mulai menurun sehingga lebih mudah merasa ngantuk. Gus Dur kembali segar pada siang hingga malam hari, bahkan bisa bertahan bekerja hingga subuh. Namun, kondisinya membuatnya mudah tertidur saat rapat yang membahas hal-hal teknis dan berisikan angka-angka.

Menteri Memahami Ritme Kerja Sang Presiden

Berkat pemahaman akan kebiasaan kerja Gus Dur, para menteri di era Kabinet Persatuan Nasional tidak kaget saat dipanggil ke Istana pada dini hari. Mereka juga memahami ketika Gus Dur menyerahkan pimpinan rapat kepada Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri karena mengantuk.

Setelah memberikan pengantar dan seringkali berkelakar, Gus Dur kerap tertidur dan mempercayakan jalannya rapat kepada Megawati. Kebiasaan unik inilah yang membentuk dinamika rapat di era pemerintahan Gus Dur.

Source link