Buah Asli RI: Lebih Mahal dari Barang Mewah Eropa

by -75 Views

Durian: Buah Mahal yang Dihargai di Eropa pada Abad ke-19

Jakarta, CNBC Indonesia – Durian, buah asli Asia Tenggara termasuk Indonesia, rupanya pernah dihargai lebih mahal daripada salah satu barang mewah di Eropa pada abad ke-19. John Crawfurd, penjelajah asal Skotlandia, mengungkap fakta menarik ini dalam memoar berjudul “History of the Indian Archipelago” (1820).

Durian Lebih Mahal Dari Nan

Pada masa tersebut, daging satu durian bisa dihargai lebih tinggi daripada selusin nanas. Padahal, nanas saat itu adalah buah mewah yang identik dengan status sosial dan kemewahan di Eropa. Hanya kalangan kaya yang bisa membeli nanas karena kesulitan mendapatkannya.

Keunggulan Durian dan Pesona Eropa

Crawfurd sendiri mengaku terganggu oleh ukuran dan aroma durian, namun ia jatuh cinta begitu mencicipi daging buahnya. Durian dinilainya lebih enak dan memberikan kenikmatan makan yang tiada tara. Dalam pengalamannya, Crawfurd bahkan menyebut biji durian dapat dimakan seperti kastanye yang dipanggang.

Penjelajah Eropa sebelum Crawfurd juga memujikan durian. Linschott pada 1599 menyebut durian memiliki rasa luar biasa dan lebih nikmat dari buah lain. Popularitas durian semakin meningkat di Eropa setelah Rumphius dan Alfred Russel Wallace mengamini kelezatan buah ini dalam publikasi mereka.

Puteri raja buah-buahan, sebutan untuk durian yang diciptakan Wallace, masih melekat pada buah asal Indonesia ini hingga sekarang. Meski kini dianggap buah musiman yang biasa dijual di pinggir jalan, durian pada masa lalu pernah menjadi simbol kemewahan yang lebih bernilai daripada barang-barang mewah Eropa.

Source link