Peningkatan Kemandirian Ekonomi Desa Toyomarto: Teh Daun Kopi Sebagai Solusi

by -64 Views

Program GEMA DESA Himalogista UB: Inovasi Teh Daun Kopi Sedesa di Desa Toyomarto

Himalogista UB resmi meluncurkan program Gema Desa di Desa Toyomarto, Malang, Jawa Timur, dengan fokus pada inovasi teh daun kopi Sedesa untuk meningkatkan nilai ekonomis komoditas lokal.

Visi Himalogista Mengabdi: Peningkatan Ekonomi Desa Melalui Inovasi

Program Himalogista Mengabdi telah memasuki tahun ketiga dengan fokus pada pengabdian berlanjut melalui program Gema Desa di Desa Toyomarto. Dengan potensi perkebunan kopi lokal yang melimpah, tim Himalogista Mengabdi memanfaatkan daun kopi robusta untuk menciptakan inovasi produk bernilai.

Program ini mengusung visi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan nilai tambah bagi ekonomi Desa Toyomarto melalui produk inovatif “Sedesa”, teh seduh dari daun kopi robusta yang kaya akan senyawa antioksidan.

Rangkaian Program Himalogista Mengabdi

Pada tahun pertama, fokus program Himalogista Mengabdi adalah pada riset formulasi produk dan sosialisasi intensif kepada masyarakat. Tahun kedua, program bergerak menuju pembentukan kelompok produksi di Desa Toyomarto, dan pada tahun ketiga, dilakukan pembuatan desain kemasan, penguatan merek produk, serta uji kelayakan produk di pasar yang lebih luas.

Langkah strategis relisasi program Gema Desa Himalogista UB mencakup pengembangan desain kemasan informatif, pembentukan kelompok produksi desa dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai penggeraknya, serta uji kelayakan produk dan finalisasi menuju kemandirian usaha.

Pencapaian dan Akhir Program

Program Gema Desa Himalogista UB telah memasuki fase akhir di tahun ketiga dengan pencapaian penyerahan pengelolaan usaha kepada kelompok produksi desa. Produk inovatif “Sedesa” siap bersaing secara mandiri di tingkat lokal dan nasional setelah memperoleh sertifikasi NIB dan PIRT yang memastikan keamanan pangan.

Keberhasilan program Gema Desa merupakan bukti nyata dari kemitraan akademis dan masyarakat dalam mengelola potensi bahan pangan lokal untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan desa.

Source link