Lando Norris wows fans with classic Jaguar arrival at British GP

by -68 Views

Lando Norris Tiba di GP Inggris dengan Classic Jaguar E-Type

Lando Norris dari tim McLaren mengejutkan para penggemar dengan kedatangannya di Silverstone sebelum latihan Jumat dan kualifikasi sprint untuk akhir pekan Grand Prix F1 Inggris dalam sebuah Jaguar E-type 4.2 klasik.

Mobil olahraga Inggris tahun 1960-an tersebut adalah tambahan yang pas untuk koleksi mobil pribadi Norris yang mengesankan. Ditenagai oleh mesin inline-six 4.2 liter, E-type klasik ini dapat menghasilkan hingga 265 tenaga kuda, mencapai 0-60mph dalam 7,6 detik, dan mencapai kecepatan maksimum sekitar 150mph.

Video Norris tiba di sirkuit rumahnya dengan cepat menyebar secara online. Sebuah video yang dibagikan di halaman resmi F1 TikTok telah ditonton lebih dari 210.000 kali dan telah menerima lebih dari 23.000 suka saat artikel ini ditulis.

Koleksi Mobil Norris

Di antara mobil lain yang dimiliki Norris termasuk McLaren 765LT Spider buatan khusus, McLaren P1, McLaren Senna, Ferrari F40, Lamborghini Miura P400, Porsche Carrera GT, Shelby Cobra 427, Lamborghini Urus Performante, Liberty Walk Nissan Skyline GT-R R32, Fiat 500 Jolly Evocation, dan Land Rover Defender 90 atap kustom tanpa atap.

Prestasi di Trek

Setelah lolos ke posisi keenam untuk balapan sprint di Silverstone, Norris berhasil finis di tempat ketiga dalam balapan 17 lap tersebut, di belakang pemenang balapan Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.

Musim ini dimulai dengan beragam hasil bagi juara bertahan. Saat ini ia duduk di posisi keempat dalam klasemen pebalap dengan 85 poin, unggul dua poin dari Charles Leclerc dari Ferrari di posisi kelima dan tertinggal 47 poin dari Hamilton di posisi ketiga.

Hingga saat ini, Norris telah dua kali naik podium musim ini. Ia finis di posisi kedua dalam Grand Prix Miami dan menjadi bagian dari podium seluruh pembalap Inggris di Grand Prix Barcelona-Catalunya ketika Hamilton meraih kemenangan pertamanya dengan Ferrari dan George Russell dari Mercedes finis di posisi kedua.

Source link