David Coulthard: George Russell Akan Merasa Beruntung Usai Grand Prix Inggris
David Coulthard yakin bahwa George Russell akan meninggalkan Grand Prix Inggris dengan perasaan bahwa dia “lolos dari kecelakaan”, karena rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, terus mengeluarkan performa yang belum bisa diimbangi oleh sang Britania.
Russell berhasil meraih podium pertamanya dalam karirnya di grand prix kandangnya di Silverstone pada hari Minggu. Namun, hasil bersejarah tersebut tidak benar-benar mencerminkan seberapa cepatnya pembalap berusia 28 tahun ini dibandingkan dengan rekan setimnya.
Penampilan Antonelli
Antonelli, yang saat ini memimpin klasemen pembalap dengan selisih 25 poin, tampil impresif dengan strategi ban 10 lap yang berbeda. Pembalap Italia itu berhasil mengejar para pemimpin, melahap waktu hingga 2,5 detik lebih cepat dari pembalap yang akhirnya menjadi pemenang, Charles Leclerc, sebelum mengalami masalah dengan mobil Mercedes.
Kegagalan mekanis yang aneh, di mana perisai roda depan kanan lepas menyebabkan Antonelli kesulitan mengendalikan mobilnya. Meskipun begitu, ia tetap melanjutkan lomba namun finish di posisi 15 setelah mendapat penalti batas lintasan.
Pendapat Coulthard dan Russell
Mengomentari hal ini di podcast Up To Speed, Coulthard menyarankan bahwa Russell menyadari ketertinggalannya dalam performa saat ini dibandingkan dengan rekan setimnya yang masih remaja tersebut.
“Saya pikir George akan merasa seperti dia lolos dari kecelakaan akhir pekan ini,” jelas Coulthard.
“Kamu bisa melihat bahwa dia belum benar-benar tenang dalam pikirannya. Dia tahu itu keberuntungan. Dan saya rasa dia sadar bahwa, saat ini, setiap kali mereka hampir masuk lintasan, Kimi selalu bisa mengekstraksi performa dari mobil yang membuatnya kesulitan.”
Russell juga menyatakan hal serupa dalam wawancara pasca-lomba dengan F1 TV. “Jujur, jika saya berkata jujur, saya tidak akan bersaing untuk gelar juara jika performa terus seperti ini,” ujarnya.
“Jadi, saya tidak merasa puas meninggalkan akhir pekan ini. Saya lebih puas meninggalkan Kanada ketika saya mogok dari posisi terdepan daripada hari ini berdiri di P2. Saya mungkin pantas menang di Kanada, dan hari ini saya tidak pantas berada di tempat saya berada.”





