Aprilia Naik Satu Tingkat dalam Sistem Kontraktor MotoGP, Ducati dan Honda Turun
Setelah gelaran Grand Prix Jerman, MotoGP memasuki putaran ke-11 musim 2026. Sistem kontraktor MotoGP sedang menghadapi masa pengaturan terakhir sebelum kedatangan peraturan teknis baru pada 2027. Perubahan tersebut akan menandai awal era baru dalam kejuaraan dunia MotoGP, di mana semua produsen akan memulai dari nol.
Aprilia Meningkat, Ducati dan Honda Menurun
Aprilia naik satu tingkat ke kelas kontraktor B dalam 12 bulan terakhir, sementara baik Ducati maupun Honda turun tingkat ke posisi B dan D. Ducati selalu berada pada level tertinggi, yakni kelas A sejak diperkenalkannya sistem kontraktor pada 2024. Namun, kini Ducati kehilangan status itu karena hanya berhasil mencetak 84.5% poin dalam setahun terakhir, sedikit di bawah ambang 85% untuk tetap berada di kelas A.
Aprilia dan KTM memang belum pernah melebihi kelas C dalam periode tertentu. Namun, Aprilia berhasil meraih 72% poin, naik ke kelas B, sedangkan KTM baru mencapai 49.8%. Sementara Honda dan Yamaha memulai dari level terendah, kelas D. Yamaha bahkan hanya mencetak 23.5% poin.
Ducati Kembali Memiliki Wildcard
Setelah hiatus dua setengah tahun tidak menggunakan pembalap wildcard, Ducati kembali memiliki tiga wildcard selama enam bulan ke depan. Ducati dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk pembalap tesnya, Michele Pirro, atau pemuncak klasemen World Superbike Championship, Nicolo Bulega.
Honda juga akan kembali dapat melakukan tes dengan pembalap balapnya, dengan tambahan 40 ban tes dan pengembangan mesin terbuka. Sedangkan Aprilia hanya mengalami sedikit perubahan, sedangkan jumlah ban tes-nya berkurang.
Kehadiran peraturan teknis baru pada 2027 membuat sebagian besar produsen sudah mulai fokus mengembangkan motor baru 850cc. Tes pembalap di Brno membuktikan bahwa prototipe baru ini sanggup bersaing, yang akan kembali diuji pada tes hari Senin usai Grand Prix Austria. Keseluruhan grid 2027 akan mencoba motor baru ini di Valencia pada 1 Desember mendatang.





