Geger Mantan Menteri RI Terciduk Jualan Beras di Glodok: Kisah Terbaru

by -161 Views

Mantan Menteri RI Saifuddin Zuhri Diam-diam Berjualan Beras di Pasar Glodok

Naskah ini adalah bagian dari CNBC Insight yang mengulas kehidupan para pejabat negara setelah pensiun dan relevansinya dengan kondisi masa kini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan pejabat negara setelah pensiun kerap menjadi tanda tanya publik. Tak sedikit yang memilih menikmati masa tua, tetapi ada juga yang tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Salah satunya adalah mantan Menteri Agama RI Saifuddin Zuhri yang diam-diam terciduk berjualan beras di Pasar Glodok, Jakarta.

Saifuddin Zuhri: Dari Menteri Agama ke Pedagang Beras

Sebagai Menteri Agama RI ke-10, Saifuddin Zuhri dilantik pada 2 Maret 1962 dan menyelesaikan masa jabatannya pada 1967. Setelah tidak lagi menjabat, Saifuddin tetap aktif di dunia politik sebagai anggota DPR-GR dari Fraksi Nahdlatul Ulama (NU) dan kemudian anggota DPR hasil Pemilu 1971.

Namun, setelah benar-benar pensiun dari jabatan negara, kehidupan Saifuddin berubah drastis. Pada era 1980-an, dia terlihat berjualan beras di Pasar Glodok. Setiap pagi sekitar pukul 09.00 WIB, setelah salat Dhuha, Saifuddin mengangkut barang dagangannya sendiri ke pasar. Aktivitas ini dilakukan hampir setiap hari.

Terkait dengan kegiatannya itu, keluarganya tidak mengetahuinya hingga salah seorang putranya secara tidak sengaja menemukan Saifuddin sedang berdagang di Pasar Glodok. Meskipun terkesan sederhana, berdagang bukan hal baru bagi Saifuddin. Dia bahkan pernah menjalani profesi pedagang saat anak pertamanya lahir pada tahun 1942.

Komitmen Hidup Sederhana dan Mandiri

Sikap sederhana Saifuddin terlihat jelas selama menjabat sebagai Menteri Agama. Dia menolak fasilitas rumah dinas dan tetap tinggal di rumah pribadinya di Jalan Dharmawangsa Raya. Komitmennya terhadap hidup sederhana juga tercermin ketika dia menyicil dan kemudian menghibahkan rumahnya di kawasan Kebayoran Baru untuk kepentingan sosial Nahdlatul Ulama.

Jejak hidup Saifuddin Zuhri berakhir pada 25 Februari 1986 setelah berjuang melawan sakit. Meskipun meninggalkan jabatan, pengabdian Saifuddin terus terasa, terutama melalui putra bungsunya, Lukman Hakim Saifuddin, yang kemudian menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Source link