Mantan kepala tim Formula 1 Haas, Guenther Steiner, percaya George Russell sudah sedang menjajaki opsi di luar Mercedes, mengisyaratkan pembalap asal Inggris itu bisa mempertimbangkan untuk pindah ke Audi untuk musim F1 2028.
Meskipun memiliki kursi di Mercedes, masa depan Russell di tim Brackley telah menjadi topik perdebatan setelah penampilan impresif rekan setim remajanya, Kimi Antonelli.
Pembalap asal Italia tersebut menjadi pembalap termuda yang memimpin klasemen pembalap setelah dua kemenangan beruntun di China dan Jepang, dan sejak itu semakin meningkat. Menjelang istirahat musim panas, Antonelli memimpin klasemen dengan 219 poin, diikuti oleh Lewis Hamilton dengan 169 poin dan Russell dengan 160 poin.
Gugatan George Russell ke Audi
Selama tampil di The Red Flags Podcast, Steiner mengungkapkan bahwa dinamika internal di Mercedes telah mendorong Russell untuk mempertimbangkan opsi masa depannya. Selain dari saingannya dengan Antonelli, Russell juga bisa merasakan tekanan dari spekulasi yang semakin meluas mengenai pindahnya juara empat kali, Max Verstappen, ke Mercedes.
Meskipun kepala Mercedes, Toto Wolff, telah mengkonfirmasi bahwa ia ingin mempertahankan jajaran pembalapnya saat ini untuk tahun 2027, dan Russell juga telah menguatkan komitmennya kepada timnya, Steiner berpendapat bahwa Russell bisa saja mempertimbangkan Audi untuk musim 2028.
“Terdapat minat yang tinggi dari pembalap untuk bergabung dengan Audi untuk 2028,” ujar Steiner. “Untuk tahun depan mereka sudah cukup mantap, tetapi mungkin ada kemungkinan untuk 2028 di Audi.”
“Tempat itu cukup menarik karena mereka membuat kemajuan yang bagus. Sepertinya semua berjalan lancar dengan apa yang mereka lakukan. Saya kira akan ada cukup banyak kandidat. Carlos [Sainz] pasti.
“Saya pikir George juga sedang mencari-cari sekarang, mengetahui bahwa ia sekarang bersama Kimi. Dia tidak ingin terus bersama Kimi seumur hidupnya, karena di sana dia tahu di mana ia berada seumur hidupnya. Jadi, ia mencoba mencari peluang baru.”
Audi: Saat Audi Merampungkan Pengambilalihan Sauber
Audi menyelesaikan pengambilalihan penuh Sauber pada awal musim 2026, memastikan Mattia Binotto dan mantan direktur olahraga Red Bull, Jonathan Wheatley, menduduki posisi kepemimpinan. Mereka telah mengembangkan unit tenaga sejak 2022. Audi diback-up oleh kekuatan otomotif dari Volkswagen Group, yang telah menginvestasikan banyak dana ke tim, memberikan sumber daya dan pengetahuan teknis yang diperlukan untuk membangun operasi yang dapat merebut kejuaraan dari awal.
Tentu saja, semua ini tidak berarti Russell akan meninggalkan Brackley dan beralih ke tim rival di Jerman, tetapi sebuah kursi pabrikan Audi pada 2028 setidaknya akan memberikan Russell sebuah proyek yang bisa ia kuasai daripada sebuah takhta yang saat ini sedang ia perjuangkan untuk dipertahankan.
Source link




