Lilou Wadoux Raih Pole Position IMSA GTD Pertamanya di Road America
Lilou Wadoux menambah pencapaian bersejarah ke dalam catatan balapannya pada Sabtu, dengan meraih pole position pertamanya dalam kejuaraan IMSA WeatherTech SportsCar Championship selama sesi kualifikasi GTD untuk Motul SportsCar Endurance Grand Prix di Road America.
Mengendarai #21 AF Corse USA Ferrari 296 GT3 EVO, Wadoux mencatat waktu lap terdepan di kelas GTD sebesar 2m04.688s di sepanjang sirkuit alami 4.048 mil dan 14 tikungan.
Perjalanan Menuju Pole Position
Hasil tersebut diraih dalam start ke-13 Wadoux di WeatherTech Championship dan dalam penampilannya yang pertama di sirkuit Wisconsin, setelah menghadapi tantangan berat bersama timnya.
Antisipasi Cuaca yang Tidak Menentu
Setelah mengalami kendala teknis di Watkins Glen, AF Corse membawa Ferrari baru ke Road America. Namun, cuaca yang tak terduga menambah kesulitan sebelum sesi kualifikasi. Sesi kedua yang basah meninggalkan sedikit waktu persiapan kering sebelum sesi penentuan.
“Kami memiliki masalah di mobil [di Watkins Glen], jadi kami punya mobil baru di sini. Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk menyiapkan mobil yang baik,” kata Wadoux setelah kualifikasi. “Tentu saja tidak mudah dengan FP2 di hujan. Kami tidak benar-benar siap untuk kualifikasi, tetapi pada akhirnya, kami melakukan pekerjaan yang cukup bagus. Saya cukup senang dengan pole position ini.”

Keberhasilan Wadoux membuatnya menjadi wanita pertama yang meraih pole position IMSA sejak Katherine Legge di Laguna Seca pada 2018. Meskipun pole position perdana Wadoux menjadi momen bersejarah bagi wanita dalam balap mobil sports car di Amerika Utara, pembalap Prancis berusia 25 tahun itu tetap fokus pada tugas intinya: memenangkan balapan secara ketat sebagai pesaing di level tertinggi.
Upaya Highlight untuk Wanita di Motorsport
Saat ditanya tentang dampak lebih luas pencapaiannya bagi wanita dalam motorsport, Wadoux mencatat pentingnya visibilitas sambil tetap menjaga identitas utamanya sebagai pembalap di garis depan.
“Menunjukkan bahwa kita mampu melakukan hal yang sama itu bagus,” ungkap Wadoux. “Tapi saya cukup bahagia sebagai seorang pembalap karena meraih pole position. Kami semakin banyak [wanita dalam balap], jadi kita akan melihat dalam beberapa tahun ke depan apakah ini terus berlanjut dengan baik.”
Dengan posisi awal terkunci, Wadoux kini berfokus untuk mengubah kecepatan satu putaran menjadi kesuksesan dalam balapan tahan lama.
“Ya,” katanya, “kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan besok.”





