NASCAR Weekend di San Diego: Revolusi Teknologi Grid Energi Self-Sufficient
Weekend lomba NASCAR di San Diego menawarkan inovasi besar dalam logistik yang digunakan. Perlombaan ini berlangsung di Naval Air Station North Island, sebuah instalasi militer aktif, yang menuntut agar pasokan listrik di seluruh operasi balap otonom.
Revolusi Teknologi Microgrid
Di sekitar perimeter pangkalan itu, disusunlah sirkuit balap yang memungkinkan penggemar ditempatkan di perimeter barat pangkalan tersebut. Namun, demi keamanan Air Force, segala sesuatu terkait NASCAR harus membangun jaringan microgrids yang mandiri, tidak menggunakan listrik dari grid utama North Island. Kolaborasi dengan ABB menjadi solusi yang tepat untuk menyediakan sumber daya listrik yang berkelanjutan.
Mereka menciptakan jaringan mikrogrid yang terdiri dari 30 Battery Energy Storage System (BESS) yang dikombinasikan dengan generator diesel tradisional. Generator diesel hanya dinyalakan dua jam sehari, sedangkan BESS yang kuat memberikan listrik pada mikrogrid selama 22 jam lainnya. Ini adalah teknologi yang sebelumnya digunakan dalam ajang balap di Chicago.
Komitmen NASCAR untuk Lingkungan
Arsitektur yang diciptakan di San Diego ini menjadi bukti komitmen NASCAR terhadap ketahanan lingkungan. Diharapkan bahwa melalui upaya ini, NASCAR dapat mencapai emisi operasional net-zero pada tahun 2035, dengan menggunakan bahan bakar bioetanol yang berkelanjutan, daur ulang, dan pengurangan limbah.
Eric Nyquist, yang kini menjabat sebagai Chief Impact Officer, menekankan bahwa usaha menuju tujuan tersebut tidak akan mengorbankan kualitas balap NASCAR. Langkah-langkah ke depan lebih mengarah pada pengumpulan data yang akurat untuk terus meningkatkan model yang sudah ada.
Penggemar yang hadir dapat melihat angka-angka tersebut secara real-time melalui tampilan ABB’s NASCAR Grid Control. Tampilan ini memberikan kesempatan bagi penggemar untuk melihat bagaimana semangat keberlanjutan dan keterlibatan penggemar dilakukan oleh NASCAR.





