Tragedi 3 WNI Korban Bom Atom Jepang: Kulit Terbakar

by -104 Views

Tiga Mahasiswa Indonesia Korban Bom Atom di Hiroshima

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Ledakan bom atom yang menghancurkan Hiroshima pada 6 Agustus 1945 membuat 120 ribu orang tewas dan jutaan lainnya sakit parah. Di antara para korban ternyata terdapat tiga mahasiswa asal Indonesia, yakni Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya, yang kemudian sempat kritis akibat paparan radiasi.

Kisah Pahit Korban Mahasiswa Indonesia di Hiroshima

Ketiganya merupakan mahasiswa penerima beasiswa dari pemerintah Jepang, Nanpo Tokubetsu Ryogakusei (Nantoku). Sejarawan Aiko Kurasawa mengungkap bahwa beasiswa tersebut dibuat untuk menarik perhatian pemuda Indonesia agar menimba ilmu dan kelak membangun Tanah Air.

Pagi 6 Agustus 1945, ketiganya sedang menjalani aktivitas normal. Arifin Bey sedang mengikuti kuliah fisika saat tiba-tiba melihat cahaya menyambar dari arah jendela yang diikuti oleh gelombang panas setelahnya.

Saksi Peristiwa di Hiroshima

Sagala juga mendengar suara pesawat dan melihat cahaya yang menyilaukan sebelum ledakan terjadi. Dalam kekacauan setelah bom atom meledak, ketiganya saling berusaha menyelamatkan diri dan menyaksikan pemandangan yang mengerikan.

Situasi di Hiroshima sungguh mengerikan, dengan banyak korban terluka parah akibat ledakan bom atom. Bahkan, penyintas Kurihara Meiko juga mengingatkan akan bau menjijikkan di sekelilingnya.

Penderitaan Pasca Ledakan

Meskipun selamat dari ledakan, ketiganya kemudian terkena paparan radiasi tinggi yang membuat kondisi kesehatan mereka kritis. Dengan menjalani perawatan intensif, mereka akhirnya berhasil bertahan dan pulih dari masa kritis tersebut.

Setelah pulang ke Indonesia, ketiganya menjalani kehidupan baru dengan meraih kesuksesan masing-masing. Nama mereka kini tercatat dalam sejarah sebagai hibakusha, para penyintas ledakan bom atom di Hiroshima.

Source link