Cerita Wapres RI Tak Bayar Pajak: Listrik Rumah Diputus

by -63 Views

Tak Dapat Membayar Pajak dan Tagihan, Kisah Kesulitan Hidup Wakil Presiden RI

Naskah ini merupakan bagian dari rubrik CNBC Insight, mengungkap sejarah hidup yang tak terduga dari eks Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta. Meski seringnya pejabat dianggap hidup sejahtera, kondisi tak sama dialami oleh Hatta setelah pensiun dari dunia politik.

Setelah meninggalkan pemerintahan pada tahun 1957, Hatta menghadapi tantangan finansial yang besar. Dari biografi Hatta: Jejak yang Melampaui Zaman (2010), terungkap bahwa penghasilan pensiunannya tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Bahkan tagihan-tagihan seperti listrik, air, dan pajak mobil menjadi beban yang sulit diatasi.

Kesulitan Finansial Eks Wakil Presiden RI

Hatta bahkan tak mampu membayar pajak mobil yang sebelumnya didapatkannya dengan subsidi pemerintah. Selain itu, tagihan lain seperti listrik, gas, dan air minum juga menjadi tanggungan yang berat. Bahkan urusan telepon di rumahnya di Mega Mendung sempat mengalami masalah, dengan Hatta kesulitan membayar uang jaminan telepon.

Sebagai pensiunan, Hatta hanya menerima sumbangan kecil sebesar Rp1.000 per bulan, yang membuatnya merasa prihatin. Bahkan dalam suratnya kepada Menteri Urusan Anggaran Negara, Hatta menyatakan keheranannya akan kondisi keuangan yang dialaminya.

Dukungan dari Gubernur DKI Jakarta

Melihat kondisi Hatta yang sulit, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin turut merasa prihatin. Ali Sadikin bahkan membantu Hatta dengan membiayai tagihan-tagihan rumahnya yang terkatung-katung. Seluruh tagihan listrik dan air rumah Hatta akhirnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta atas nama solidaritas.

Meski mendapat bantuan, Hatta tetap menjaga integritasnya. Saat sakit di tahun 1980-an, Hatta menolak menggunakan dana negara untuk biaya perawatan pribadinya. Bahkan dia menggunakan tabungannya sendiri untuk melunasi semua pengeluaran yang telah dibiayai negara.

Source link