Cerita Sukses Peter Crolla Membangun Tim Pacuan Cadillac dari Nol
Ketika Cadillac, tim baru di ajang Formula 1, mencari manajer tim balap, mereka tidak perlu mencari terlalu lama. Peter Crolla, manajer tim terdahulu dari Haas, adalah sosok yang tepat. Crolla, dengan semangat baru, siap membangun tim baru dari awal.
Menjadi Manajer Tim Balap
Peran seorang manajer tim balap sangat luas, mulai dari organisasi keseluruhan tim saat menjalani logistic pra-acara hingga berperan dalam aspek olahraga saat balapan berlangsung. Bagi Crolla, pengalaman di Haas membantunya untuk menghadapi tantangan membangun tim di Cadillac, sebuah peluang langka di F1.
“Pilar pertama adalah partisipasi yang patut dihormati. Saat itu, kami masih dalam proses dan terus beradaptasi. Pilar kedua adalah kehandalan, dan tentu kami masih menghadapi masalah di sana. Dan yang ketiga adalah kinerja, dan kami telah memasuki fase tersebut. Semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Crolla.
Rekrutmen & Tantangan Selanjutnya
Perekrutan tim menjadi tantangan besar karena tim ini belum punya catatan prestasi. “Pentingnya membawa orang dari tim lain adalah mengakui kekuatan mereka, pengalaman yang dimiliki, dan menerapkannya dalam proses bersama. Kualitas dan kuantitas pelamar yang bergabung sangat positif,” kata Crolla.
Meski terdapat kendala pada kehandalan dan operasional, Crolla bersama tim berhasil memenuhi semua tenggat waktu internal dan eksternal dengan mulus. Saat ini, Cadillac sedang memasuki tahap berikutnya dengan kepemimpinan baru, memperluas basis di Inggris dan mulai menggunakan kantor pusat baru di Indiana.





