Gedung Tertinggi Dunia Terbakar: Panik dan Evakuasi Dari Atas

by -89 Views

Tragedi World Trade Center: 200 Orang Berani Melompat dari Ketinggian

Pada 11 September 2001, Amerika Serikat diguncang oleh serangan teroris yang mengakibatkan kehancuran salah satu gedung pencakar langit ikonik, World Trade Center di New York. Dalam tragedi yang mengerikan ini, sekitar 200 orang diperkirakan nekat melompat dari ketinggian gedung untuk menyelamatkan diri dari api yang membakar hebat.

Sejarah Singkat World Trade Center

Sebagai salah satu pencapaian arsitektur terbesar di dunia, World Trade Center (WTC) di New York merupakan simbol kekuatan ekonomi Amerika Serikat. Dibangun pada awal 1970-an, Twin Towers, sebagaimana sebutan untuk dua menara tersebut, menjulang tinggi dengan 110 lantai dan tinggi sekitar 417 meter.

Kompleks ini menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai dihuni oleh puluhan ribu orang, mulai dari kantor, pusat perdagangan, restoran, hingga fasilitas lainnya. Namun, takdir tragis mengubah semua itu pada tanggal 11 September 2001.

Serangan Teroris dan Tragedi Mematikan

Dua pesawat komersial yang dibajak oleh teroris menabrak kedua gedung World Trade Center. American Airlines Flight 11 menabrak North Tower, diikuti oleh United Airlines Flight 175 yang menabrak South Tower. Tabrakan tersebut merusak gedung, membawa bahan bakar pesawat, dan memicu kobaran api yang mengerikan.

Keadaan di dalam gedung seketika menjadi mencekam. Terjebak di atas gedung yang terancam runtuh, sejumlah orang memutuskan untuk melompat dari ketinggian. Dilaporkan sekitar 200 orang nekat melompat, memilih risiko tersebut ketimbang terpapar api yang merambat dengan cepat.

Tragedi semakin merenggut nyawa saat kedua menara runtuh secara beruntun. South Tower runtuh pada pukul 09.59, diikuti oleh North Tower pada pukul 10.28, kurang dari dua jam setelah pesawat pertama menghantam. Total 2.606 orang tewas di WTC, baik pada saat serangan maupun akibat luka yang diderita.

Serangan maut ini bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, namun juga membawa dampak besar pada kebijakan politik Amerika Serikat baik di dalam negeri maupun internasional. Peristiwa 9/11 selamanya menjadi titik balik dalam sejarah dunia.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link