Pak Prabowo: Desa Koperasi Merah Putih Tuntaskan Rentenir dan Makelar

by -467 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa peluncuran 800.081 Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk mengeliminasi praktik eksploitasi tengkulak dan rentenir yang selama ini merugikan petani di daerah pedesaan. Dalam acara peresmian resmi Program Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Presiden Prabowo mengingat bahwa ia telah mengamati persoalan kronis ini sejak menjabat sebagai Ketua Asosiasi Petani Bersatu Indonesia (HKTI) pada tahun 2004.

Salah satu masalah yang paling menetap bagi petani, katanya, adalah kurangnya truk dan fasilitas penyimpanan yang memadai setelah panen, yang mengakibatkan kerugian pasca panen yang signifikan. Selain logistik, Presiden Prabowo juga mengatasi masalah pupuk bersubsidi, yang sering gagal sampai ke tangan petani karena birokrasi yang berlebihan.

Presiden Prabowo juga menyoroti eksploitasi sistemik terhadap petani oleh tengkulak, yang memanipulasi harga ketika petani sangat membutuhkan uang tunai untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Dengan akses yang terbatas terhadap kredit formal, banyak petani terpaksa meminjam dari rentenir yang mengenakan tingkat bunga harian yang tinggi.

Dalam situasi ini, Presiden menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah transformasional untuk memutus siklus eksploitasi yang telah berlangsung selama berabad-abad. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah tindakan transformasional yang bertujuan untuk memutus siklus eksploitasi yang telah berlangsung begitu lama. Presiden juga menyoroti pentingnya menyelesaikan masalah logistik dan kendala birokrasi yang melilit petani. Presiden Prabowo menekankan perlunya tindakan tegas dan berani untuk mengakhiri praktik eksploitasi yang telah merugikan petani selama bertahun-tahun.

Source link