Menteri Pariwisata Apresiasi Pelindo atas Marina Premium Pertama di Indonesia

by -335 Views

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widyanti Putri Wardana memberikan apresiasi dan dukungan atas upaya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam mengembangkan Bali Benoa Marina sebagai marina premium pertama di Indonesia di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali. Widyanti menegaskan bahwa kehadiran marina ini diharapkan dapat memperkuat pariwisata maritim Indonesia. Dalam kunjungan resminya ke Kawasan BMTH, Widyanti menyampaikan bahwa konsep pengembangan BMTH sangat strategis, terutama dengan adanya fasilitas cruise terminal dan yacht marina yang akan mendukung peningkatan kunjungan wisatawan asing serta memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata premium yang berbasis kelautan.

Menpar tidak sendirian dalam kunjungannya, namun didampingi oleh para direktur dari Pelindo dan subholding SPSL serta mitra MDI. Mereka melihat langsung perkembangan Bali Benoa Marina yang dikembangkan oleh SPSL dan mitranya. Drajat Sulistyo, selaku Direktur Strategi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), menyatakan bahwa keberadaan BMTH merupakan wujud komitmen BUMN dalam mengubah ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Sementara Joko Noerhuda, Direktur Utama SPSL, menambahkan bahwa mereka berperan dalam pengembangan marina, layanan logistik, dan pengembangan hinterland, dengan harapan dapat mewujudkan BMTH sebagai hub maritim internasional.

Bali Benoa Marina sendiri dibangun di lahan seluas 3,3 hektar dengan tiga zona pengembangan yang terintegrasi. Marina ini diharapkan mampu menampung 180 yacht, termasuk 50 superyacht hingga 90 meter, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Premium Yacht Club, Crew Club, area MICE, F&B, perkantoran, dan retail. Rencananya, Bali Benoa Marina akan memulai operasionalnya pada kuartal ke-empat 2025 dan akan beroperasi sepenuhnya pada tahun 2027. Proyek ini diharapkan dapat menarik minat superyacht internasional dan domestik serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional melalui industri maritim premium.

Source link