Skandal Purbaya: Biang Kerok Rugi Besar Perusahaan Belanda

by -69 Views

Sejarah Pangeran Purbaya dari Kesultanan Mataram pada abad ke-18 mencerminkan perlawanan heroiknya terhadap dominasi Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC), perusahaan asing Belanda. Meskipun merupakan putra Pakubuwana I dan adik Amangkurat IV, Purbaya menentang campur tangan VOC dalam urusan istana Mataram. Pada November 1719, dia bersama saudaranya memimpin pemberontakan terhadap Amangkurat IV, tetapi diusir oleh VOC. Setelah menyerah pada 1723, Purbaya semakin membenci VOC, terutama setelah VOC membebani Mataram dengan utang besar. Kebijakan VOC mengenai revaluasi mata uang pada 1735 memperparah keadaan, membuat rakyat dan kerajaan Jawa menolak kebijakan tersebut. VOC menuduh Purbaya sebagai dalang pembangkang, yang kemudian mengakibatkan penangkapan dan pengasingannya ke Sri Lanka. Meskipun diangkat sebagai patih pada 1737, pengaruh Purbaya mulai memudar hingga akhirnya diserahkan kepada VOC. Pangeran Purbaya akhirnya berakhir di Sri Lanka setelah perlawanannya terhadap VOC.

Source link