Alan Permane, yang merupakan petinggi Racing Bulls, memberikan pembaruan terkait keputusan tertunda tentang susunan pembalap untuk musim 2026. Saat ini, Juara F1 empat kali, Max Verstappen, telah dikontrak oleh Red Bull hingga 2028, namun kursi lain di Red Bull dan Racing Bulls masih belum dikonfirmasi untuk 2026. Berdasarkan laporan, Isack Hadjar diharapkan akan mengisi kursi di samping Verstappen, sementara Arvid Lindblad dari tim Red Bull Junior diprediksi akan mengemudikan mobil Racing Bulls, dengan persaingan antara Yuki Tsunoda dan Liam Lawson untuk kursi tersisa. Pengumuman awalnya diharapkan sebelum Grand Prix Meksiko, tetapi keputusan itu ditunda.
Permane menjelaskan bahwa penundaan tersebut bukan berkaitan dengan aturan baru, tetapi lebih untuk mencapai stabilitas. Keputusan mengenai susunan pembalap mungkin baru akan diumumkan setelah Grand Prix Abu Dhabi. Dia menekankan pentingnya memiliki pembalap berpengalaman, seperti yang terlihat dari performa James Vowles di Williams. Namun, dengan adanya perubahan aturan, semua tim akan memulai dari nol, sehingga pengalaman akan tetap menjadi faktor kunci. Persiapan intensif dengan simulator akan dilakukan setelah musim ini berakhir.
Dalam situasi seperti ini, kecepatan tetap menjadi faktor penentu yang tak tertandingi. Keseimbangan antara kecepatan dan pengalaman akan menjadi kunci keberhasilan di musim depan. Keputusan akhir terkait susunan pembalap untuk musim 2026 masih belum dipastikan, namun tim Red Bull dan Racing Bulls berusaha untuk mencapai stabilitas dan kesiapan yang optimal sebelum musim baru dimulai.





