Penasihat motorsport Red Bull, Helmut Marko, merespons dengan tertawa ketika McLaren menginstruksikan Lando Norris untuk menyerang Max Verstappen yang mendominasi F1 GP Las Vegas. Marko terkesima dengan respons Verstappen yang mampu mempertahankan kecepatan dan menghemat bahan bakar di lap-lap terakhir, membuktikan kontrol penuh atas balapan tersebut. Meskipun McLaren mencoba meminta Norris menyerang, Verstappen tetap unggul dan berhasil memenangkan balapan dengan selisih 20,7 detik di depan Norris.
Verstappen, dengan kemenangan keenamnya musim ini, berhasil menempati posisi teratas klasemen hanya tertinggal 24 poin di belakang Norris, meskipun sempat diskualifikasi ganda pasca balapan oleh McLaren. Meski sebelumnya McLaren lebih superior, Red Bull berhasil meraih kebangkitan pada balapan di Monza, dengan Verstappen berhasil membukukan empat kemenangan dalam tujuh grand prix terakhir. Hal ini membuat gelar juara masih terbuka dengan menyisakan dua putaran terakhir di Qatar dan Abu Dhabi.
Bos Red Bull, Laurent Mekies, memberikan pujian yang tinggi untuk performa Verstappen, menjelaskan bahwa pembalap Belanda itu menunjukkan peningkatan kecepatan yang mengesankan selama balapan. Mekies juga menekankan betapa sulitnya meraih kemenangan di ajang balap, namun tim Red Bull akan terus berjuang di setiap balapan untuk meraih kemenangan. Dalam upaya untuk kembali meraih kemenangan di akhir pekan, tim Red Bull tetap fokus dan siap menghadapi tantangan di sisa musim balapan.





