Tragedi Ledakan Tambang Batu Bara: 500 Korban Tewas Terbakar

by -129 Views

Dalam rubrik CNBC Insight, kita akan membahas tragedi besar yang terjadi di industri batu bara Amerika Serikat lebih dari seabad yang lalu. Pada tanggal 6 Desember 1907, di Virginia Barat, terjadi sebuah peristiwa yang mengubah kerakusan perusahaan tambang menjadi malapetaka terbesar dalam sejarah pertambangan negara tersebut. Demam batu bara sedang melanda kawasan Virginia Barat bagian selatan pada saat itu, dengan perkembangan industri yang pesat dan pertumbuhan kota yang mengundang ribuan orang untuk mencari pekerjaan. Namun, keselamatan pekerja tidak pernah menjadi perhatian utama.

Di tambang milik Fairmont Coal Company di Monongah, kejadian tragis terjadi. Sebanyak 367 pekerja tertahan di dalam terowongan dengan ukuran sekitar 50 meter. Mereka merasakan gejala aneh sejak awal, tetapi tidak menyadari bahwa itu adalah tanda dari gas metana dan karbon dioksida yang sangat berbahaya. Pukul 10.28 pagi, percikan api kecil sudah cukup untuk menciptakan ledakan besar yang memicu terowongan menyala.

Ledakan tersebut disusul dengan dentuman keras ketika debu batu bara terbakar. Warga sekitar melihat asap hitam memuncak di langit, diikuti dengan benda-benda yang terlempar keluar dari tambang. Upaya penyelamatan terhambat oleh gas beracun dan struktur tambang yang runtuh, menewaskan banyak penambang.

Setelah penyelidikan, kekurangan ventilasi, kabel listrik tidak aman, dan standar keselamatan yang minim di tambang Fairmont terungkap. Hal ini memicu percikan api yang mengakibatkan ledakan besar, sehingga ratusan pekerja tewas. Bahkan, jumlah korban diperkirakan jauh lebih besar dari yang dicatat secara resmi.

Kejadian yang tragis ini membuat pemerintah Amerika Serikat mulai mengatur ketat izin pertambangan dengan mendirikan Biro Pertambangan. Hal ini diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa mengerikan seperti yang terjadi di Monongah.

Source link