Banjir Bandang Hancurkan Ribuan Rumah, Pengantin Baru Jadi Korban

by -118 Views

Sebagai bagian dari rubrik CNBC Insight, naskah ini menyajikan ulasan sejarah yang memperkuat kesadaran terhadap mitigasi bencana. Baru-baru ini, Indonesia kembali diguncang oleh bencana banjir dan tanah longsor, termasuk di Tegal Jawa Tengah. Sejarah mencatat bahwa Sibolga, salah satu daerah yang terkena dampak bencana, pernah dihantam banjir dahsyat pada 22 Juli 1956.

Pada saat itu, warga Sibolga tengah menjalani aktivitas akhir pekan rutin mereka ketika tanpa peringatan, badai deras dan hujan intensitas tinggi melanda kota tersebut. Akibatnya, sungai meluap dengan cepat dan ribuan warga terkejut oleh banjir yang tiba-tiba tersebut. Banyak korban tewas dalam peristiwa tersebut, termasuk pasangan pengantin baru yang ditemukan tertimbun lumpur.

Setelah banjir surut, seluruh kota terlihat hancur. Ribuan rumah rusak, jembatan runtuh, dan akses antar kota lumpuh. Keadaan ini memaksa pemerintah menetapkan Sibolga sebagai wilayah darurat militer untuk evakuasi dan rehabilitasi. Bantuan dari berbagai daerah Indonesia berdatangan untuk membantu pemulihan.

Hampir enam puluh tahun kemudian, bencana serupa kembali melanda Indonesia, menunjukkan bahwa wilayah tersebut masih rentan terhadap ancaman bencana alam. Sejarah banjir dahsyat Sibolga tetap relevan dan menjadi pengingat penting tentang pentingnya upaya mitigasi bencana untuk kehidupan yang lebih aman.

Source link