Perempuan Menolak Hadiah Emas Rp1,2 Miliar dari Presiden – Berita Terbaru

by -112 Views

Herlina, seorang perempuan asal Jakarta, memiliki kesempatan langka untuk menerima hadiah emas langsung dari Presiden RI. Namun, saat ditawari 500 gram emas senilai Rp1,2 miliar oleh Presiden Soekarno sebagai penghargaan atas keberaniannya ikut perang di Irian Barat, Herlina menolaknya. Bagi Herlina, hadiah tersebut terlalu besar dan seharusnya menjadi simbol perjuangan bersama, bukan harta pribadi.

Pemberian emas tersebut merupakan pengakuan atas perjuangan Herlina sebagai pahlawan perempuan di garis depan pertempuran. Beliau telah mengabdikan dirinya sebagai relawan perang saat pemerintah melakukan operasi pembebasan Papua dari Belanda pada tahun 1962. Meskipun banyak pertentangan, Herlina, yang dulunya seorang jurnalis, ingin mengabdi pada negara dan Tanah Air.

Herlina nekat berangkat ke Makassar dan akhirnya diterima oleh Panglima Mandala Mayjen Soeharto untuk turut menyusup ke Irian Barat. Dia menjadi bagian prajurit relawan dan bertugas memimpin pasukan kecil serta membina masyarakat Papua. Meski menghadapi berbagai rintangan dan berulang kali hampir kehilangan nyawa, Herlina berhasil selamat hingga akhir perang pada tahun 1963.

Akibat keberaniannya, Herlina dihargai oleh Soekarno dengan bintang kehormatan Dharma Bakti, 500 gram emas, dan uang tunai Rp10 juta. Meskipun banyak yang beranggapan bahwa Herlina beruntung mendapatkan hadiah tersebut, namun beliau memutuskan untuk mengembalikannya. Bagi Herlina, hadiah emas tersebut seharusnya menjadi simbol perjuangan bersama dan bukan untuk keuntungan pribadi.

Herlina yang tidak menjadi kaya dari hadiah itu, berhasil meraih kesuksesan di bidang bisnis. Pada masa Orde Baru, dia memiliki sejumlah bioskop dan klub sepakbola, serta dikenal sebagai salah satu perempuan miliarder di Indonesia sebelum meninggal pada 17 Januari 2017.

Source link