Pendeta Terkenal AS Adik Ulama Indonesia

by -86 Views

Di California, Amerika Serikat (AS), terdapat seorang pendeta bernama Willy Amrul yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Namun, yang mengejutkan adalah bahwa sosok ini sebenarnya adalah adik dari salah satu ulama terkenal Indonesia, Buya Hamka. Nama asli Willy Amrul adalah Abdul Wadud Karim Amrullah, atau yang lebih akrab disapa Awka. Ia adalah saudara seayah Hamka, namun memiliki ibu yang berbeda. Hamka lahir dari pasangan Karim Amrullah dan Sitti Shafiah, sementara Awka adalah putra dari Sitti Hindun, istri ketiga Karim Amrullah.

Kedua saudara ini tumbuh dalam keluarga ulama yang besar, dengan pendidikan agama yang kuat sejak masa kecil. Meski sama-sama menempuh pendidikan Islam secara formal maupun non-formal, perjalanan hidup keduanya sangatlah berbeda, salah satunya karena terdapat jarak usia yang cukup besar antara keduanya, yakni 19 tahun. Awka memiliki hubungan yang lebih dekat dengan ayahnya dibandingkan dengan Hamka, yang telah merantau sejak usia muda. Awka bahkan menyaksikan langsung kematian ayah mereka pada 2 Juni 1945.

Setelah kepergian Karim Amrullah, Awka memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan berangkat ke luar negeri pada tahun 1949. Ia akhirnya menetap di San Francisco, AS, dan mulai bekerja paruh waktu di sebuah peternakan. Pertemuan kembali antara Awka dan Hamka terjadi pada tahun 1952 setelah hampir satu dekade berpisah. Kedua saudara ini telah menjalani kehidupan yang sangat berbeda. Hamka telah menjadi seorang penceramah, pengajar, dan tokoh Muslim ternama di Indonesia, sementara Awka telah mengadopsi identitas barat dengan nama Willy Amrul.

Pertemuan itu membawa perubahan besar bagi Awka, yang kemudian mendapat pekerjaan tetap di Konsulat Jenderal RI di San Francisco. Dari sana, dia aktif dalam menyebarkan ajaran Islam di Islamic Center, Los Angeles, serta membantu mendirikan Ikatan Masyarakat Indonesia di AS pada tahun 1962. Perjalanan panjangnya membawanya menikah dengan Vera Ellen George pada tahun 1970 yang kemudian dikaruniai tiga orang anak. Keluarga kecil mereka hidup dengan penuh keteguhan dalam ajaran Islam, sampai pada tahun 1981 ketika Vera menyampaikan keinginannya untuk berpindah agama menjadi umat Kristen.

Awka mengalami dilema besar antara keyakinannya dan keutuhan rumah tangganya. Akhirnya, dia memilih untuk mengikuti langkah istrinya dan mereka bersama-sama dibaptis di Gereja Baptis Kebayoran. Dua tahun setelahnya, pada 1983, mereka kembali ke AS, dan Awka memutuskan untuk menjadi seorang pendeta di California. Sejak saat itu, dia dikenal sebagai Pendeta Willy Amrul di kalangan umat Kristiani yang aktif memberikan ajaran keagamaan di gereja. Meski Hamka tidak lagi ada untuk memberikan komentar atas keputusan adiknya, Awka terus melanjutkan kiprahnya sebagai pendeta di Amerika Serikat dan Indonesia. Dia bahkan sempat menyebarkan ajaran Kristen di Sumatera Barat pada tahun 1996 sebelum kembali menetap di AS hingga akhir hayatnya pada tahun 2012.

Source link