Sebuah cerita inspiratif datang dari Sulis, pemilik usaha kue kering Bakulis, yang mampu bertahan dan berinovasi di masa pandemi. Berkat dukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sulis berhasil mengembangkan usahanya dari dapur rumahnya. Bakulis sendiri merupakan usaha yang lahir dari kesulitan saat pandemi Covid-19 melanda, di mana Sulis harus berpikir kreatif untuk memenuhi kebutuhan keluarganya setelah kehilangan pekerjaan.
Dari usaha skala rumahan di Jakarta Timur, Bakulis mulai memproduksi aneka camilan dan kue kering yang diminati banyak orang, terutama saat bulan puasa dan Lebaran. Melihat minat yang terus meningkat, Sulis mulai melibatkan ibu-ibu di sekitarnya dalam proses produksi, memberikan peluang kerja dan tambahan penghasilan bagi mereka.
Kini, Bakulis berhasil memasarkan produknya ke berbagai kota di Pulau Jawa dengan kapasitas produksi mencapai 500 kemasan per bulan. Sulis juga mengikuti program BRIncubator Lokal 2025 bersama BRI, di mana ia mendapatkan mentoring dan pembelajaran tentang pengelolaan bisnis dan pemasaran digital. Program ini membantu Sulis memperluas jaringan bisnis dan pengetahuan, bahkan beberapa pelanggan Bakulis kini menjadi reseller setelah mengenal produknya.
Harapannya ke depan, Sulis ingin BRI terus mendukung pelaku usaha mikro seperti dirinya untuk naik kelas. Melalui program pelatihan dan pendampingan yang diinisiasi BRI, usaha UMKM memiliki peluang besar untuk berkembang dan memperluas pasar. BRI pun optimis bahwa UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan dapat menjadi lokomotif ekonomi rakyat.





