Pengusaha Berbagi Uang ke Warga RI: Keajaiban Kebaikan

by -105 Views

Tjong A Fie, seorang pengusaha keturunan China di Medan, terkenal dengan prinsip membantu sesama tanpa melihat suku, agama, ras, atau golongan. Dia datang ke Medan pada 1878 dengan tujuan mencari kehidupan yang lebih baik, bekerja sebagai penjaga toko kelontong. Kepribadiannya yang jujur dan pandai bergaul membuatnya diterima dengan baik oleh berbagai kalangan.

Persahabatannya dengan Sultan Deli membantunya untuk memiliki konsesi perkebunan tembakau, namun keputusannya untuk beralih ke perkebunan karet membuktikan kepiawaiannya dalam bisnis. Tjong A Fie tidak hanya memperoleh keuntungan besar, tetapi juga menggunakan uangnya untuk diversifikasi bisnisnya, termasuk sektor perkebunan, perusahaan gula, dan investasi di berbagai perusahaan.

Meskipun menjadi salah satu orang terkaya di Medan pada masa kolonial, Tjong A Fie tidak larut dalam kemewahan. Kesadaran bahwa keuntungannya sebagian bersumber dari praktik monopoloi menjadi alasan dia aktif dalam kegiatan sosial. Dia membangun masjid, klenteng, gereja, dan pura, serta mendirikan sekolah, rumah sakit, jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya untuk masyarakat.

Kedermawanannya tidak hanya terlihat dalam proyek besar, tetapi juga dalam tindakan-tindakan kecil seperti membagikan uang dan beras kepada fakir miskin. Ketika Tjong A Fie wafat, ribuan orang dari berbagai daerah datang melayat untuk menghormatinya. Jejak kebaikannya masih terlihat hingga sekarang, dengan bangunan peninggalannya yang tetap berdiri dan namanya diabadikan sebagai nama jalan di Medan.

Source link