Cucu Diculik Mafia: Orang Terkaya Dunia Tolak Tebusan Rp280 M

by -125 Views

Diculik Mafia Italia, Cucu Orang Terkaya Dunia Ditolak Tebusan Rp280 Miliar

Jakarta, CNBC Indonesia – Menjadi cucu orang terkaya di dunia ternyata tak selamanya menjamin hidup aman. Hal itulah yang dialami John Paul Getty III pada 1973 ketika dirinya diculik mafia Italia dan dijadikan alat untuk memeras keluarganya. Pada masa itu, Getty III yang baru berusia 16 tahun diculik oleh kelompok kriminal Italia bernama ‘Ndrangheta di Roma pada 10 Juli 1973. Penculik kemudian meminta uang tebusan sebesar US$17 juta atau sekitar Rp280 miliar dalam nilai saat ini.

Penolakan Tebusan dari Orang Terkaya di Dunia

Menurut berbagai laporan, kakek Getty III, J. Paul Getty, yang merupakan taipan minyak Amerika Serikat saat itu, menolak membayar tebusan tersebut. Hal ini karena Getty merasa pembayaran tebusan hanya akan mengakibatkan penculikan serupa terjadi pada keluarganya di masa mendatang. Negosiasi pun buntu dan Getty III harus berada dalam penyekapan selama berbulan-bulan.

Para penculik kemudian meningkatkan tekanan kepada keluarga dengan mengirimkan paket ke kantor surat kabar di Roma pada November 1973. Isi paket tersebut mengejutkan publik, berupa sepotong telinga manusia, sehelai rambut berdarah, dan sebuah pesan ancaman yang mengerikan. Ancaman tersebut membuat keluarga Getty akhirnya memutuskan untuk memenuhi tuntutan para penculik.

Akhir Tragis Cucu Orang Terkaya

Setelah hampir enam bulan disandera, Getty III akhirnya ditemukan pada 15 Desember 1973 dalam kondisi kritis. Meskipun berhasil selamat, ia tidak pernah pulih sepenuhnya dari trauma penculikan tersebut. Getty III terjerumus dalam kecanduan narkoba dan mengalami stroke pada 1981. Pada tahun 2011, ia meninggal dunia di London pada usia 54 tahun. Kisah hidup Getty III menjadi contoh bahwa kekayaan besar tidak selalu mampu melindungi seseorang dari tragedi.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link