Kehebohan Saat Presiden RI Mengunjungi Tempat Keramat: Cerita Warga

by -97 Views

Jejak Spiritual Soeharto di Gunung Selok dan Gunung Lawu

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini. Jika berbicara soal ritual mencari berkah atau kekuatan gaib, banyak orang mungkin langsung teringat Gunung Kawi di Jawa Timur. Namun, Presiden RI ke-2 Soeharto justru dikaitkan dengan tempat lain. Soeharto disebut beberapa kali menjalani laku spiritual di kawasan Gunung Selok, Cilacap, serta Gunung Lawu, jauh sebelum maupun setelah menjadi presiden.

Laku Spiritual di Gunung Selok

Sejarawan George Quinn dalam buku Wali Berandal Tanah Jawa (2021) menulis mengenai aktivitas spiritual Soeharto di Gunung Selok. Menurut Quinn, sebelum menjadi presiden, Soeharto kerap mendatangi kawasan Gunung Selok, khususnya Padepokan Jambe Lima. Bahkan setelah menjadi presiden, kabar mengenai kunjungan Soeharto ke Padepokan Jambe Pitu masih terdengar.

Cerita serupa juga diungkap dalam laporan Majalah Tempo pada 2008 tentang perjalanan spiritual Soeharto di kawasan Gunung Selok. Seorang juru kunci bernama Rusmanto mengisahkan proses spiritual Soeharto melalui beberapa tahapan dari Gua Jambe Lima hingga Gua Suci Rahayu.

Perjalanan ke Gunung Lawu

Selain Gunung Selok, nama Gunung Lawu juga kerap dikaitkan dengan laku spiritual Soeharto. Gunung tersebut dianggap sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. Dalam buku Hari-hari Terakhir Jejak Soeharto Setelah Lengser, 1998-2008 (2008), disebutkan bahwa Soeharto pernah menjalani semedi di Gunung Lawu.

Meski demikian, Soeharto pernah membantah praktik mistis atau klenik dalam perjalanannya. Menurutnya, ilmu kebatinan yang diterapkannya bertujuan mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan mencari kesaktian atau kekuatan gaib. Bagi Soeharto, ilmu kebatinan tidak sama dengan klenik, dan mistik memiliki pengertian lebih dalam dalam upaya mendekatkan hati kepada Sang Pencipta.

Source link