Tanaman di RI Sebut di Al-Quran: Warga Arab Serbu!

by -64 Views







Barus: Pelabuhan Bersejarah Penghasil Kamper di Indonesia

Barus: Pelabuhan Bersejarah Penghasil Kamper di Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia — Surat Al-Insan ayat 5 menyebutkan janji kenikmatan surga bagi orang-orang yang berbuat kebajikan, dengan minuman yang bercampur kāfūr (kamper). Meski banyak yang mengira kamper adalah bahan kimia, sebenarnya dalam konteks Al-Qur’an, kamper mengacu pada ekstrak tanaman herbal alami, Dryobalanops aromatica.

Pusat Tanaman Kamper di Barus, Sumatra

Menurut arkeolog Edward Mc. Kinnon, pusat produksi kamper terletak di Barus, Sumatra. Pedagang Arab seperti Ibn Al-Faqih sudah sejak tahun 902 mengetahui bahwa Barus adalah daerah penghasil kapur barus, cengkih, pala, dan kayu cendana. Banyak pedagang Arab berlayar jauh ke Sumatra untuk mendapatkan kamper berkualitas tinggi.

Orang Arab tiba di Barus setelah melalui perjalanan dari Teluk Persia, Ceylon, dan mencapai Pantai Barat Sumatra. Mereka membawa kapal besar untuk mengangkut kapur barus yang kemudian dijual di pasar internasional. Kepulangan mereka ke Sumatra membuktikan bahwa Barus adalah pelabuhan penting dan unggul dalam produksi kamper.

Penyebaran Agama Islam di Barus

Lokasi penghasilan kapur barus di Indonesia juga menjadikan Barus sebagai tempat kedatangan pedagang Arab yang secara perlahan membantu penyebaran agama Islam. Bahkan, di Barus terdapat kompleks makam kuno Mahligai yang diduga berasal dari abad ke-7 Masehi, menunjukkan jejak Islam pertama kali masuk ke wilayah tersebut.

Para pedagang Muslim di Barus membentuk jaringan perdagangan yang menghubungkan Arab dan Indonesia, menjadikan Barus terkenal sebagai pelabuhan bersejarah penghasil kamper berkualitas.

(Lynda Hasibuan/mkh)


Source link