Mengenal Giuseppe Garibaldi, Pahlawan Italia di Kapal Induk RI

by -80 Views

Kapal induk pertama Indonesia tiba di Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat pagi, 18 September 2026. Kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi itu berlayar dari Italia sejak 24 Agustus 2026 dan selanjutnya akan menyandang nama baru, KRI Sriwijaya.

Kedatangan kapal tersebut sekaligus membawa kembali nama Giuseppe Garibaldi ke dalam catatan sejarah Indonesia. Garibaldi merupakan tokoh penting dalam perjuangan penyatuan Italia pada abad ke-19. Ia lahir di Nice pada 4 Juli 1807, ketika Semenanjung Italia masih terbagi ke dalam sejumlah kerajaan dan wilayah kekuasaan.

Dari gagasan persatuan ke medan perang

Garibaldi mulai mengenal gagasan Revolusi Prancis saat muda. Pemikiran itu kemudian membawanya bergabung dengan Italia Muda atau Young Italy, organisasi yang didirikan Giuseppe Mazzini. Melalui organisasi tersebut, gagasan tentang persatuan Italia dan bentuk pemerintahan republik semakin kuat dalam diri Garibaldi.

Giuliana Limiti dalam tulisan “Garibaldi and Mazzini: Thought and Action” (2008) menyebut Garibaldi memperoleh gagasan tentang persatuan dan republikanisme dari Mazzini serta Italia Muda. Gagasan itu mencakup prinsip politik dan sosial untuk mencapai kebebasan serta keadilan, persaudaraan antara masyarakat dan pekerja, serta hubungan antara lembaga dan kehidupan sosial.

Keterlibatan Garibaldi dalam pemberontakan dan gerakan penyatuan Italia membuatnya diburu pemerintah. Ia bahkan dijatuhi hukuman mati sebelum melarikan diri ke Amerika Selatan. Di Brasil dan Uruguay, Garibaldi ikut dalam sejumlah peperangan. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam perang gerilya, berkuda, dan memimpin pasukan.

Ekspedisi Seribu dan penyatuan Italia

Bekal itu kemudian digunakan ketika Garibaldi kembali berjuang di Italia. Pada 1860, ia memimpin Expedition of the Thousand, ekspedisi yang melibatkan sekitar 1.000 sukarelawan untuk menaklukkan Kerajaan Dua Sisilia di Italia Selatan, menurut situs History.

Pasukan Garibaldi berhasil merebut Palermo, lalu menguasai Napoli. Setelah kemenangan tersebut, ia menyerahkan wilayah yang dikuasainya kepada Raja Victor Emmanuel II. Setahun kemudian, pada 17 Maret 1861, Kerajaan Italia resmi diproklamasikan. Peristiwa itu menjadi salah satu puncak gerakan Risorgimento, yakni perjuangan penyatuan Italia.

Garibaldi meninggal pada 2 Juni 1882. Kiprahnya dalam berbagai peperangan di Amerika Selatan dan Eropa membuatnya dikenal sebagai “Pahlawan Dua Dunia”. Kini, nama tersebut hadir dalam sejarah maritim Indonesia melalui kapal induk pertama TNI AL. Setelah tiba di Tanah Air, kapal itu tidak lagi menggunakan nama Giuseppe Garibaldi, melainkan akan dikenal sebagai KRI Sriwijaya.

Source link