Guenther Steiner: Madring 2027 Bisa Ulangi Kontroversi Las Vegas

by -86 Views

Madring tidak boleh kembali menggelar balapan seperti musim debutnya. Mantan kepala tim Haas Formula 1, Guenther Steiner, memperingatkan penyelenggara Grand Prix Spanyol di Madrid agar segera membenahi tata letak sirkuit sebelum balapan 2027 berlangsung.

Peringatan itu disampaikan setelah balapan perdana di Madring pada 2026 mendapat kritik luas dari pembalap, penggemar, dan pengamat. Balapan tersebut berlangsung nyaris tanpa aksi salip-menyalip, sehingga dianggap terlalu monoton.

Kemenangan Antonelli Ditentukan Virtual Safety Car

Kimi Antonelli memang keluar sebagai pemenang, mengungguli Max Verstappen dan Lando Norris yang memulai balapan dari posisi pole. Namun, pembalap Mercedes itu tidak merebut posisi terdepan melalui manuver menyalip di lintasan. Antonelli mengambil alih pimpinan setelah periode virtual safety car (VSC) dimanfaatkan dengan tepat.

Hasil tersebut menjadi kemenangan Grand Prix kedelapan Antonelli musim ini. Tambahan poin dari Madrid juga memperlebar keunggulannya di klasemen pembalap menjadi 81 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang berada di posisi kedua. Lewis Hamilton, juara dunia tujuh kali, menempati peringkat ketiga dengan selisih 101 poin dari Antonelli.

Steiner membahas kontroversi tersebut dalam The Red Flags Podcast. Ia mengakui bahwa respons negatif terhadap balapan Madrid sangat kuat, tetapi meminta agar sirkuit diberi kesempatan untuk menjalani proses perbaikan. Menurut dia, tidak semua ajang baru langsung berhasil sejak penyelenggaraan pertama.

“Di Las Vegas juga persis sama pada tahun pertama, ‘Mengapa Anda pergi ke Las Vegas? Itu hal paling bodoh yang bisa dilakukan.’ Sekarang, Las Vegas sudah menjadi sesuatu yang sangat bagus. Beberapa hal langsung berhasil, sementara yang lain membutuhkan sedikit penyempurnaan,” kata Steiner.

Steiner Tak Ingin Madrid Mengulang Masalah yang Sama

Meski meminta kesabaran, Steiner menetapkan batas yang tegas bagi penyelenggara Madring. Ia menilai balapan 2027 harus menunjukkan perbaikan nyata, terutama dalam hal tata letak lintasan yang berpengaruh terhadap peluang menyalip.

“Jika tahun depan Madrid tidak dibenahi, saya akan melihatnya sebagai sebuah kegagalan karena kontraknya berdurasi 10 tahun. Ini harus diperbaiki. Tidak boleh ada tahun kedua seperti ini,” ujarnya.

Steiner kemudian mengingatkan kembali persoalan yang terjadi pada debut Grand Prix Las Vegas. Saat itu, penutup saluran drainase terlepas dan menimbulkan masalah serius hingga kegiatan di lintasan harus berlangsung pada pagi hari. Situasi tersebut juga sempat memicu gelombang kritik terhadap penyelenggara.

“Anda ingat tahun pertama di Las Vegas ketika penutup drainase terlepas. Kami berada di sana pukul 06.00 dan berkata, ‘Ini bencana, mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan,’” tutur Steiner.

Menurut dia, Las Vegas akhirnya mampu mengubah citranya dan kini bahkan dianggap sebagai salah satu balapan ikonik. Ia menilai pengalaman itu dapat menjadi pelajaran bagi Madrid, meski perbaikan tidak boleh ditunda terlalu lama.

Grand Prix Azerbaijan akan menjadi seri berikutnya dalam kalender Formula 1 2026. Balapan yang merupakan ronde ke-15 musim ini tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24-26 September di Baku City Circuit.

Source link