Berapa Kali Sehari Kita Mengecek HP? Ini Faktanya!

by -85 Views

Rata-rata mahasiswa di Singapura menggunakan atau mengecek smartphone sebanyak 118,2 kali dalam sehari. Angka itu meningkat pada hari kerja menjadi 124,7 kali, sementara pada akhir pekan turun menjadi sekitar 102,7 kali. Temuan tersebut berasal dari studi yang melacak penggunaan smartphone secara langsung pada 100 mahasiswa di Singapura.

Studi yang dimuat dalam Scientific Reports dengan judul “24-h smartphone usage patterns” itu dilaporkan oleh Nature pada 21 September 2026. Penelitian tersebut memberikan gambaran mengenai seberapa sering ponsel digunakan dalam rutinitas harian, sekaligus menunjukkan bahwa frekuensi pengecekan tidak bisa disamaratakan untuk semua orang.

Angka penggunaan berbeda menurut kelompok dan metode

Jumlah seseorang membuka atau menggunakan ponsel dipengaruhi oleh usia, kebiasaan, aktivitas, serta cara penggunaan itu dihitung. Karena itu, angka 118,2 kali per hari tidak dapat dianggap sebagai rata-rata seluruh pengguna smartphone di dunia. Nilai tersebut secara khusus menggambarkan kelompok mahasiswa yang menjadi partisipan penelitian di Singapura.

Perbedaan angka dalam berbagai penelitian juga dapat muncul karena metode pengumpulan datanya tidak sama. Pengukuran langsung dari perangkat dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan laporan pribadi pengguna. Seseorang bisa saja tidak mengingat setiap kali membuka ponsel, terutama ketika pengecekan dilakukan secara singkat dan berulang.

Pola semacam itu menjadi salah satu temuan penting dalam penelitian. Kebiasaan mengecek smartphone beberapa saat, lalu mengulanginya berkali-kali sepanjang hari, dapat berlangsung secara otomatis. Akibatnya, ingatan pengguna tentang seberapa sering mereka menggunakan ponsel belum tentu sesuai dengan jejak penggunaan yang tercatat di perangkat.

Penggunaan paling tinggi pada malam hari

Frekuensi penggunaan smartphone dalam penelitian itu juga tidak terbagi rata sepanjang hari. Aktivitas penggunaan mencapai tingkat tertinggi pada rentang pukul 18.00 hingga 23.00.

Periode tersebut bertepatan dengan waktu setelah kegiatan kerja atau kuliah selesai. Pada jam-jam itu, ponsel dapat digunakan untuk mencari hiburan atau mengisi waktu luang. Namun, penelitian tersebut tidak menjadikan pola ini sebagai ukuran yang berlaku untuk seluruh pengguna smartphone.

Perbedaan antara hari kerja dan akhir pekan memperlihatkan bahwa konteks aktivitas turut berkaitan dengan frekuensi penggunaan. Mahasiswa dalam studi tersebut tercatat lebih sering menggunakan smartphone pada hari kerja dibandingkan akhir pekan, meski penyebab khusus dari perbedaan itu tidak dijelaskan dalam sumber penelitian.

Cara memeriksa kebiasaan penggunaan pribadi

Pengguna dapat melihat pola penggunaan smartphone masing-masing melalui fitur bawaan perangkat. Pada iPhone, informasi itu tersedia melalui laporan Screen Time, sedangkan perangkat Android menyediakan fitur Digital Wellbeing.

Laporan tersebut membantu memperlihatkan seberapa sering ponsel dibuka dan bagaimana waktu penggunaan tersebar. Dengan memeriksanya secara berkala, pengguna dapat membandingkan kebiasaan yang mereka rasakan dengan catatan yang tersimpan di perangkat. Mengecek ponsel beberapa kali sehari merupakan bagian dari kehidupan digital, tetapi frekuensinya sering kali lebih tinggi dan lebih otomatis daripada yang disadari.

Source link