Ide Orang Ini Memudahkan Warga RI Mudik Tanpa Hambatan

by -208 Views

Setiap musim Lebaran, rutinitas mudik warga Indonesia terasa lebih cepat dan lancar berkat adanya jalan tol. Jaringan jalan tol yang telah membentang hingga 2.893,02 km di seluruh Indonesia merupakan buah dari ide Raden Soediro Harjodisastro, seorang Walikota Jakarta pada tahun 1950-an. Saat itu, Jakarta sudah mulai terasa padat dengan 1,5 juta penduduk. Soediro merasa terbebani dengan keadaan tersebut, yang bahkan membuat anggaran pendapatan daerah tertekan. Untuk meningkatkan pemasukan, ia pun mengusulkan ide jalan berbayar dengan konsep simpel di jalan yang sedang dalam pembangunan.

Namun, ide jalan berbayar tersebut dianggap tidak efektif oleh sebagian anggota DPRD Jakarta. Sejarah mencatat bahwa pada masa penjajahan Hindia Belanda, jalan berbayar pernah diterapkan kepada pedagang China yang menuai konfrontasi dengan warga. Penentang ide jalan tol mengkhawatirkan bahwa ini akan menjadi beban bagi rakyat dan menimbulkan perpecahan.

Meski gagal pada awalnya, ide jalan berbayar dari Soediro baru terwujud dua dekade kemudian. Menteri Pekerjaan Umum dan Kelistrikan era Presiden Soeharto, Sutami, mengikuti ide tersebut dengan membangun jalan tol pertama di Indonesia, yaitu Tol Jagorawi. Proyek ini sepanjang 59 km dan menggunakan anggaran sebesar Rp2 miliar. Jalan tol pun menjadi salah satu infrastruktur andalan pemudik saat Lebaran untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat dan lancar.

Source link