Sosok Gubernur BI Paling Dipercaya oleh Presiden RI

by -126 Views

Radius Prawiro: Peran Strategis dalam Pemerintahan Orde Baru

Posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) selalu menjadi salah satu jabatan paling strategis di pemerintahan, yang hampir selalu diisi oleh sosok yang mendapat kepercayaan penuh dari presiden. Salah satu nama yang menonjol adalah Gubernur BI ke-6, Radius Prawiro.

Radius Prawiro mendapat kepercayaan penuh dari Presiden Soeharto dalam membantu memulihkan kondisi makroekonomi Indonesia yang terpuruk pada awal Orde Baru. Sebagai Menteri Urusan Bank Sentral dan Gubernur Bank Sentral, dia bergabung dalam Tim Ahli Ekonomi Presiden yang dikenal sebagai “Mafia Berkeley” untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi negara.

Peran dalam Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi

Selama memimpin Bank Indonesia, Radius membantu membuka kembali hubungan Indonesia dengan negara kreditor dan berperan dalam pembentukan Inter-Governmental Group on Indonesia (IGGI) sebagai forum untuk merundingkan kembali utang luar negeri Indonesia. Langkah-langkah tersebut menjadi penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Dalam memoar yang ditulisnya, Radius mengungkapkan bahwa keberhasilan program stabilisasi ekonomi tidak hanya berkat kebijakan teknokrat, tetapi juga sikap mendengarkan dan mempelajari pilihan kebijakan ekonomi yang diusulkan oleh Presiden Soeharto. Radius terus memperoleh kepercayaan Soeharto karena kemampuannya membangun komunikasi yang baik dengan presiden.

Penempatan dalam Berbagai Jabatan Menteri

Setelah menjabat sebagai Gubernur BI, Radius kemudian menempati berbagai posisi menteri, antara lain Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan, dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Pengawasan Pembangunan. Keberhasilannya dalam berbagai posisi tersebut membuatnya dinobatkan sebagai menteri paling lama dalam sejarah Indonesia, dengan masa jabatan selama 28 tahun berturut-turut.

Radius Prawiro terus berkiprah dalam pemerintahan sebagai penasehat ekonomi presiden bahkan setelah tidak menjabat sebagai menteri. Namun, kiprahnya berakhir pada 26 Mei 2005, ketika ia meninggal dunia dalam usia 76 tahun.

Source link